Indonesia Dilanda Virus Covid19 lagi, Yang Terparah Dipulau Jawa Zona Merah!!

blogapaaja.com - Zona merah Indonesia kembali diperbarui pekan ini. Kali ini terdapat 14 daerah berstatus zona merah atau berisiko tinggi Covid-19. 

Berikut ini jumlah masing-masing zona, dikutip dari data Satuan Tugas Penanganan Covid-19, per 2 Mei 2021: 

  • zona merah: 14 kabupaten/kota 
  • zona oranye: 318 kabupaten/kota 
  • zona kuning: 173 kabupaten/kota 
  • zona hijau: 9 kabupaten/kota
Pekan sebelumnya tidak ada zona merah di Pulau Jawa, tetapi pada pekan ini zona merah kembali muncul di Jawa. 

Adapun daerah di Pulau Jawa yang menjadi zona merah adalah Semarang (Jawa Tengah), Kota Salatiga (Jawa Tengah), Bandung Barat (Jawa Barat), dan Kota Tasikmalaya (Jawa Barat). 

Sementara itu, pekan lalu, 18 April 2021, jumlah zona merah mencapai 19 daerah atau meningkat lebih dari dua kali lipat dari pekan sebelumnya.

Terdapat enam daerah yang menjadi zona merah pekan lalu dan pekan ini, yakni: 

  1. Deli Serdang, Sumatera Utara 
  2. Kota Palembang, Sumatera Selatan 
  3. Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan 
  4. Rokan Hulu, Riau
  5. Kota Pekanbaru, Riau 
  6. Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Zona merah 

Berikut ini daftar zona merah per 2 Mei 2021 selengkapnya dilansir dari laman Peta Risiko:

Sumatera Utara 

  • Deli Serdang 
Sumatera Selatan 

  • Ogan Komering Ulu Timur 
  • Kota Palembang 
  • Kota Prabumulih 

Riau 

  • Kota Pekanbaru 
  • Rokan Hulu 
  • Kampar

Kalimantan Tengah

  • Kota Palangkaraya
  • Barito Timur 
Jawa Tengah 

  • Semarang 
  • Kota Salatiga 
Jawa Barat

  • Bandung Barat 
  • Kota Tasikmalaya 

Bali 

  • Buleleng 

Wajib shalat Idul Fitri di rumah 

Diberitakan Kompas.com, Selasa (4/5/2021), Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adi Sasmito mengatakan, pelaksanaan shalat Idul Fitri harus mempertimbangkan zonasi risiko penularan Covid-19 di daerah masing-masing. 

Bagi masyarakat yang berada di zona merah dan oranye diwajibkan melaksanakan shalat Idul Fitri di rumah.

"Pelaksanaan shalat Idul Fitri harus mempertimbangkan zonasi risiko. Bagi masyarakat yang ada di zona risiko merah dan oranye maka diwajibkan untuk shalat Idul Fitri di rumah saja," ujar Wiku dalam konferensi pers daring melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (4/5/2021).

Mematuhi protokol kesehatan

Kedua daerah tersebut masing-masing berstatus daerah rawan tinggi penularan dan rawan sedang penularan Covid-19. 

Kemudian, masyarakat yang berada di zona kuning dan hijau dapat melaksanakan shalat Idul Fitri secara berjemaah. 

Adapun di kedua daerah itu risiko penularan Covid-19 lebih rendah atau bahkan belum ada kawasan yang terpapar sama sekali.

Akan tetapi, pelaksanaan shalat bagi daerah zona hijau dan kuning itu tetap harus mematuhi protokol kesehatan. 

"Diikuti oleh maksimal 50 persen jemaah dari total kapasitas masjid. Selain itu, jemaah diharapkan membawa perlengkapan sendiri," imbuh dia. 

Adapun zona penularan Covid-19 dapat dicek melalui peta risiko penularan Covid-19 yang bisa diakses oleh masyarakat lewat laman resmi : zona penularan covid19

source : kompas.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Dari Kecantikan

Cara Mudah Memindahkan Domain Pada Blogspot.Com

5 Makanan yang Dapat Menimbulkan Jerawat Bandel